Teks Inspirasi: Jenis, Ciri-Ciri & Struktur | Bahasa Indonesia Kelas 9
NIA
ROYANI Mar 8, 2021 • 12 min read
Konsep Pelajaran SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia
IX
Salah
satu jenis teks dalam bahasa Indonesia adalah teks inspirasi. Yuk, pelajari
tentang teks inspirasi, meliputi pengertian, tujuan, jenis-jenis, ciri-ciri,
struktur, dan kaidah kebahasaannya!
--
Teman-teman,
pernahkah kamu merasa putus asa dan kehilangan inspirasi? Rasanya
seperti kehilangan segala motivasi untuk melakukan sesuatu. Bahkan, untuk
bangun dari tempat tidur pun rasanya enggan.
Nah,
biasanya, ketika situasi seperti ini melanda, salah satu hal yang bisa kita
lakukan untuk mengembalikan motivasi pada diri kita adalah dengan mencari
inspirasi dari berbagai sumber. Misalnya seperti menonton film atau series,
mendengarkan musik atau podcast, dan juga membaca. Bacaan yang
dibaca pun bisa dalam berbagai bentuk, seperti buku, artikel, majalah, ataupun
kisah hidup seseorang yang dibagikan melalui media sosial.
Nah,
teks bacaan yang mengandung inspirasi ini disebut juga sebagai teks inspirasi.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), inspirasi adalah ilham.
Jadi, teks inspirasi atau bisa juga disebut teks inspiratif adalah bahan
tertulis yang digunakan sebagai media untuk mendapatkan ilham, ide, atau
gagasan, yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
Berdasarkan
definisi tersebut, tujuan teks inspirasi adalah meningkatkan
dan menggugah motivasi, semangat, dan rasa percaya diri untuk menghadapi semua
tantangan yang mungkin dihadapi dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
Jenis-Jenis Teks Inspirasi
Teks
inspirasi memiliki beberapa jenis, berdasarkan sifat peristiwanya dan berdasarkan
tokohnya. Penjelasannya yakni sebagai berikut.
1. Berdasarkan Sifat Peristiwa
Berdasarkan
sifat peristiwanya, teks inspirasi dibagi menjadi 2 jenis, yaitu nonfiksi dan fiksi.
a. Nonfiksi
Merupakan
jenis teks inspiratif yang menceritakan peristiwa nyata seorang
tokoh beserta dengan latar sebenarnya.
b. Fiksi
Merupakan
jenis teks inspiratif yang menceritakan kisah fiksi atau khayalan.
Baca
juga: Membahas Teks Tanggapan Berisi
Kritik dan Pujian
2. Berdasarkan Tokoh
Berdasarkan
tokohnya, teks inspiratif dibagi menjadi 3 jenis, yaitu teks inspirasi dengan
tokoh orang terkenal, sufi, dan binatang.
a. Orang terkenal
Merupakan
jenis teks inspirasi yang menceritakan kisah-kisah orang terkenal.
b. Sufi
Merupakan
jenis teks inspirasi yang menceritakan tokoh-tokoh sufi atau ahli
agama.
c. Binatang
Merupakan
jenis teks inspiratif yang diwujudkan dalam bentuk cerita
binatang atau fabel.
Ciri-Ciri Teks Inspirasi
Teks
inspirasi memiliki beberapa ciri, antara lain sebagai berikut.
1. Umumnya diangkat dari kisah nyata
Teks
inspirasi umumnya diangkat atau diadaptasi dari kisah nyata seorang tokoh. Hal
ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran bahwa hal-hal
positif yang terjadi dalam kisah tersebut, ternyata bisa
juga dirasakan dan dilalui oleh pembaca. Tapi, ada juga teks inspirasi yang
kisahnya merupakan kisah fiksi yang masih masuk akal.
2. Memiliki tema tertentu
Selain
kisah nyata, setiap bentuk tulisan teks inspirasi dapat dikembangkan
dari satu tema tertentu menjadi kisah inspirasi yang menarik.
3. Memiliki judul yang menarik
Setiap
teks inspirasi harus memiliki judul yang memudahkan pembaca
mengidentifikasi tentang gambaran isi teks.
4. Memiliki alur yang menarik
Dalam
teks inspirasi terdapat alur cerita yang memberikan pemahaman
awal, inti, dan akhir cerita atau kisah. Oleh karena itu, teks
inspirasi juga dapat disebut sebagai teks cerita karena
adanya penggambaran urutan waktu kejadian yang dialami
tokoh dari awal hingga akhir.
5. Bersifat naratif
Teks
inspirasi tentunya bersifat naratif karena menguraikan
urutan kejadian suatu peristiwa. Salah satunya dibuktikan dengan
adanya alur cerita.
6. Ada tokoh yang diceritakan
Pada
teks inspirasi, terdapat tokoh cerita dengan beragam kisah
hidup dan latar belakang yang dijadikan sebagai sumber
inspirasi atau suri teladan bagi pembaca. Pada
umumnya, tokoh dalam cerita inspiratif adalah manusia, yang menorehkan segudang
prestasi, memiliki pengaruh terhadap dunia, hingga seseorang dengan
keterbatasan fisik pun dapat menjadi tokoh inspiratif karena tekadnya untuk
terus berkarya dan menggapai kesuksesan. Tapi, ada juga teks inspirasi yang
tokohnya diwujudkan dalam bentuk tokoh fiksi atau binatang.
Struktur Teks Inspirasi
Seperti
teks lainnya, teks inspirasi juga memiliki struktur, yaitu sebagai berikut.
1. Abstraksi
Abstraksi
merupakan gambaran tentang isi teks. Bagian pertama ini bersifat
opsional, yang artinya pembaca boleh menulisnya ataupun tidak. Tapi umumnya,
bagian ini seringkali tidak ditulis.
2. Orientasi
Struktur
teks inspiratif berikutnya adalah orientasi. Bagian ini berisi pengenalan
tokoh dan latar, baik latar waktu, tempat, dan suasana.
Biasanya, pengenalan tokoh terdapat pada paragraf pertama, sedangkan latar
digambarkan pada paragraf pertama dan kedua.
3. Komplikasi
Komplikasi
dipahami sebagai tahap pemunculan berbagai masalah. Dalam teks
inspirasi sendiri, komplikasi berkaitan dengan hal-hal problematik yang dialami
atau dilalui tokoh. Adapun permasalahan yang seringkali dimunculkan berkaitan
dengan perekonomian, seperti kemiskinan atau pengangguran.
4. Resolusi
Setiap
tokoh inspiratif tentu saja memiliki beragam cara untuk menyelesaikan
permasalahan yang sedang dihadapinya. Hal ini dikategorikan sebagai resolusi,
yaitu tahap penyelesaian masalah atau konflik.
5. Koda
Koda
adalah tahap akhir dalam teks inspiratif yang berisi kesimpulan dari
keseluruhan peristiwa termasuk konflik yang terjadi, sehingga pada
bagian ini, pembaca dapat memetik nilai-nilai atau pesan moral untuk
diteladani dan direalisasikan dalam kehidupan. Bagian koda biasanya terdapat
pada paragraf terakhir.
Baca
juga: Pengertian, Struktur, Kaidah
Kebahasaan & Contoh Teks Diskusi
Kaidah Kebahasaan Teks Inspirasi
Teks
inspirasi memiliki beberapa kaidah kebahasaan yang perlu kamu tahu, antara lain
sebagai berikut.
1. Menggunakan kata ekspresif
Teks
inspirasi umumnya menggunakan kata-kata ekspresif yang menggambarkan
emosi tokoh, seperti menggambarkan perasaan simpati, empati, kepedulian,
dan perasaan pribadi tokoh.
2. Menggunakan kalimat deskriptif
Teks
inspirasi umumnya menggunakan kalimat deskriptif, yaitu kalimat yang berisi
penggambaran atau pemaparan secara rinci mengenai suatu objek.
3. Menggunakan konjungsi
Teks
inspirasi umumnya menggunakan konjungsi yang menyatakan:
a. Penjumlahan →
dan
b. Waktu →
ketika, tatkala, pada, sewaktu, seraya
c. Simpulan →
jadi, oleh karena itu, dengan demikian
d. Pemilihan →
atau
e. Harapan →
agar, supaya
4. Menggunakan majas
Teks
inspirasi umumnya menggunakan majas, antara lain:
a.
Majas hiperbola → majas yang menyatakan ungkapan yang
berlebihan dan tidak masuk akal.
b.
Majas metafora → majas yang memakai analogi atau perumpamaan
terhadap dua hal yang berbeda.
c.
Majas personifikasi → majas yang menggambarkan benda mati
seolah-olah hidup dan bersikap seperti manusia


