Pendidik Berkarya

Foto saya
NIA ROYANI Kepanjangan dari ‘NAJRIL IKBALLUL FAHMI ASSALEHUROYANI” Tasikmalaya 09 september 1992 Kp, cikijing RT/RW 05/05 Ds. Pancawangi Kec. Pancatengah Kab. Tasikmalaya Riwayat Pendidikan: SD N Pancawangi Lulus Tahun 2006 MTs nurul islam Lulus Tahun 2009 MA al- hasanah Lulus Tahun 2012 Universitas Unjuang 45 jakarta Lulus Tahun 2013 Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama

20221005

 


Teks Inspirasi: Jenis, Ciri-Ciri & Struktur | Bahasa Indonesia Kelas 9

NIA ROYANI Mar 8, 2021 • 12 min read

Konsep Pelajaran SMP Kelas 9 Bahasa Indonesia IX


 

Salah satu jenis teks dalam bahasa Indonesia adalah teks inspirasi. Yuk, pelajari tentang teks inspirasi, meliputi pengertian, tujuan, jenis-jenis, ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaannya!

--

 

Teman-teman, pernahkah kamu merasa putus asa dan kehilangan inspirasi? Rasanya seperti kehilangan segala motivasi untuk melakukan sesuatu. Bahkan, untuk bangun dari tempat tidur pun rasanya enggan.

Nah, biasanya, ketika situasi seperti ini melanda, salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk mengembalikan motivasi pada diri kita adalah dengan mencari inspirasi dari berbagai sumber. Misalnya seperti menonton film atau series, mendengarkan musik atau podcast, dan juga membaca. Bacaan yang dibaca pun bisa dalam berbagai bentuk, seperti buku, artikel, majalah, ataupun kisah hidup seseorang yang dibagikan melalui media sosial.

Nah, teks bacaan yang mengandung inspirasi ini disebut juga sebagai teks inspirasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), inspirasi adalah ilham. Jadi, teks inspirasi atau bisa juga disebut teks inspiratif adalah bahan tertulis yang digunakan sebagai media untuk mendapatkan ilham, ide, atau gagasan, yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.

Berdasarkan definisi tersebut, tujuan teks inspirasi adalah meningkatkan dan menggugah motivasi, semangat, dan rasa percaya diri untuk menghadapi semua tantangan yang mungkin dihadapi dalam mencapai tujuan yang diharapkan.

 

Jenis-Jenis Teks Inspirasi

Teks inspirasi memiliki beberapa jenis, berdasarkan sifat peristiwanya dan berdasarkan tokohnya. Penjelasannya yakni sebagai berikut.

 

 

1. Berdasarkan Sifat Peristiwa

Berdasarkan sifat peristiwanya, teks inspirasi dibagi menjadi 2 jenis, yaitu nonfiksi dan fiksi.

 

a. Nonfiksi

Merupakan jenis teks inspiratif yang menceritakan peristiwa nyata seorang tokoh beserta dengan latar sebenarnya.

 

b. Fiksi

Merupakan jenis teks inspiratif yang menceritakan kisah fiksi atau khayalan.

Baca juga: Membahas Teks Tanggapan Berisi Kritik dan Pujian

 

2. Berdasarkan Tokoh

Berdasarkan tokohnya, teks inspiratif dibagi menjadi 3 jenis, yaitu teks inspirasi dengan tokoh orang terkenalsufi, dan binatang.

a. Orang terkenal

Merupakan jenis teks inspirasi yang menceritakan kisah-kisah orang terkenal.

 b. Sufi

Merupakan jenis teks inspirasi yang menceritakan tokoh-tokoh sufi atau ahli agama.

 c. Binatang

Merupakan jenis teks inspiratif yang diwujudkan dalam bentuk cerita binatang atau fabel.

  

Ciri-Ciri Teks Inspirasi

Teks inspirasi memiliki beberapa ciri, antara lain sebagai berikut.

 

1. Umumnya diangkat dari kisah nyata

Teks inspirasi umumnya diangkat atau diadaptasi dari kisah nyata seorang tokoh. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran bahwa hal-hal positif yang terjadi dalam kisah tersebut, ternyata bisa juga dirasakan dan dilalui oleh pembaca. Tapi, ada juga teks inspirasi yang kisahnya merupakan kisah fiksi yang masih masuk akal.

 

2. Memiliki tema tertentu

Selain kisah nyata, setiap bentuk tulisan teks inspirasi dapat dikembangkan dari satu tema tertentu menjadi kisah inspirasi yang menarik.

 

3. Memiliki judul yang menarik

Setiap teks inspirasi harus memiliki judul yang memudahkan pembaca mengidentifikasi tentang gambaran isi teks.

 

4. Memiliki alur yang menarik

Dalam teks inspirasi terdapat alur cerita yang memberikan pemahaman awal, inti, dan akhir cerita atau kisah. Oleh karena itu, teks inspirasi juga dapat disebut sebagai teks cerita karena adanya penggambaran urutan waktu kejadian yang dialami tokoh dari awal hingga akhir.

 

5. Bersifat naratif

Teks inspirasi tentunya bersifat naratif karena menguraikan urutan kejadian suatu peristiwa. Salah satunya dibuktikan dengan adanya alur cerita.

 

6. Ada tokoh yang diceritakan

Pada teks inspirasi, terdapat tokoh cerita dengan beragam kisah hidup dan latar belakang yang dijadikan sebagai sumber inspirasi atau suri teladan bagi pembaca. Pada umumnya, tokoh dalam cerita inspiratif adalah manusia, yang menorehkan segudang prestasi, memiliki pengaruh terhadap dunia, hingga seseorang dengan keterbatasan fisik pun dapat menjadi tokoh inspiratif karena tekadnya untuk terus berkarya dan menggapai kesuksesan. Tapi, ada juga teks inspirasi yang tokohnya diwujudkan dalam bentuk tokoh fiksi atau binatang.

 

Struktur Teks Inspirasi

Seperti teks lainnya, teks inspirasi juga memiliki struktur, yaitu sebagai berikut.

 

 

1. Abstraksi

Abstraksi merupakan gambaran tentang isi teks. Bagian pertama ini bersifat opsional, yang artinya pembaca boleh menulisnya ataupun tidak. Tapi umumnya, bagian ini seringkali tidak ditulis.

 

2. Orientasi

Struktur teks inspiratif berikutnya adalah orientasi. Bagian ini berisi pengenalan tokoh dan latar, baik latar waktu, tempat, dan suasana. Biasanya, pengenalan tokoh terdapat pada paragraf pertama, sedangkan latar digambarkan pada paragraf pertama dan kedua.

 

3. Komplikasi

Komplikasi dipahami sebagai tahap pemunculan berbagai masalah. Dalam teks inspirasi sendiri, komplikasi berkaitan dengan hal-hal problematik yang dialami atau dilalui tokoh. Adapun permasalahan yang seringkali dimunculkan berkaitan dengan perekonomian, seperti kemiskinan atau pengangguran.

 

4. Resolusi 

Setiap tokoh inspiratif tentu saja memiliki beragam cara untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapinya. Hal ini dikategorikan sebagai resolusi, yaitu tahap penyelesaian masalah atau konflik.

 

5. Koda

Koda adalah tahap akhir dalam teks inspiratif yang berisi kesimpulan dari keseluruhan peristiwa termasuk konflik yang terjadi, sehingga pada bagian ini, pembaca dapat memetik nilai-nilai atau pesan moral untuk diteladani dan direalisasikan dalam kehidupan. Bagian koda biasanya terdapat pada paragraf terakhir.

Baca juga: Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan & Contoh Teks Diskusi

 

Kaidah Kebahasaan Teks Inspirasi

Teks inspirasi memiliki beberapa kaidah kebahasaan yang perlu kamu tahu, antara lain sebagai berikut.

 

 

1. Menggunakan kata ekspresif

Teks inspirasi umumnya menggunakan kata-kata ekspresif yang menggambarkan emosi tokoh, seperti menggambarkan perasaan simpati, empati, kepedulian, dan perasaan pribadi tokoh.

 

2. Menggunakan kalimat deskriptif

Teks inspirasi umumnya menggunakan kalimat deskriptif, yaitu kalimat yang berisi penggambaran atau pemaparan secara rinci mengenai suatu objek.

 

3. Menggunakan konjungsi

Teks inspirasi umumnya menggunakan konjungsi yang menyatakan:

a. Penjumlahan → dan

b. Waktu → ketika, tatkala, pada, sewaktu, seraya

c. Simpulan → jadi, oleh karena itu, dengan demikian

d. Pemilihan → atau

e. Harapan → agar, supaya

 

4. Menggunakan majas

Teks inspirasi umumnya menggunakan majas, antara lain:

a. Majas hiperbola → majas yang menyatakan ungkapan yang berlebihan dan tidak masuk akal.

b. Majas metafora → majas yang memakai analogi atau perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda.

c. Majas personifikasi → majas yang menggambarkan benda mati seolah-olah hidup dan bersikap seperti manusia

 

20221003

MEMAHAMI TEKS PROSEDUR

 

Apa itu Teks Prosedur? Pahami Struktur, Ciri, Jenis, dan Kaidahnya

NIA ROYANI Agu 10, 2021 •

kunjungi juga materi-materi di https://www.youtube.com/c/NIAROYANI 

Pojok Sekolah Materi Belajar


 

Teks prosedur adalah teks yang berisi petunjuk untuk melakukan sesuatu. Berikut ciri, struktur, jenis, dan kaidah kebahasaan yang ada di dalamnya.

---

Siapa di sini yang hobinya masak? Supaya masakannya enak, biasanya kita membaca resep atau tutorialnya terlebih dahulu. Nah, kamu tahu nggak, kalau resep adalah salah satu contoh teks prosedur yang sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Selain resep masakan, contoh teks prosedur banyak bentuknya, seperti: Cara Membuat Kerajinan Tangan, Cara Menggunakan Barang Elektronik, dan lain-lain.

Sebenarnya, apa sih definisi dan tujuan dari teks prosedur? Supaya lebih paham, kita akan membahas teks prosedur secara lengkap di artikel ini. Dibaca sampai habis ya!

 

Pengertian Teks Prosedur

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prosedur adalah tahap kegiatan untuk menyelesaikan aktivitas atau metode dalam memecahkan suatu masalah. Jadi, bisa kita simpulkan teks prosedur adalah teks yang berisi cara dan tujuan untuk membuat atau melakukan sesuatu. Teks ini terdiri dari tahapan-tahapan serta memiliki struktur kalimat  imperatif  berupa perintah.

Teks prosedur bertujuan memberi petunjuk cara melakukan pekerjaan dengan menggunakan material dan metode yang detail.

 


Struktur Teks Prosedur

Ingat, teks prosedur bertujuan untuk memberi informasi secara berurutan dan terperinci. Maka dari itu, di dalamnya terdapat 4 struktur yang tak boleh dilupakan, yaitu:

 

1. Tujuan

Pertama, struktur Tujuan. Tujuan adalah hal yang ingin dilakukan dalam teks prosedur. Biasanya terdapat pada judul atau paragraf pertama teks prosedur yang dijelaskan secara singkat.

 

2. Material

Struktur teks prosedur yang kedua yaitu Material. Pada bagian ini, kamu bisa menuliskan alat, bahan, atau hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk membuat sesuatu. Biasanya terdapat takaran, jumlah, bentuk, atau warna tertentu agar pembaca memperoleh hasil yang maksimal.

 

3. Langkah-langkah

Ketiga, struktur Langkah-langkah, yaitu tahapan atau proses untuk membuat sesuatu. Tuliskan dengan kalimat yang jelas, logis, sistematis, dan tidak bertele-tele agar pembaca tidak kebingungan.

 

4. Penegasan Ulang atau Penutup

Struktur teks prosedur yang terakhir yaitu Penegasan Ulang. Di sini, kamu dapat menuliskan simpulan atau manfaat jika pembaca berhasil mengikuti petunjuk yang terdapat di dalam teks prosedur.

Pojok Sekolah - Struktur dan Contoh Teks Prosedur

 

Ciri-Ciri Teks Prosedur

  1. Mengandung kata kerja aktif.
  2. Bersifat universal, alias setiap orang dapat mengikutinya.
  3. Mengandung tahapan atau urutan kegiatan untuk melakukan sesuatu.
  4. Menggunakan kata keterangan yang menyatakan rincian waktu, tempat, ukuran, dan sebagainya.
  5. Menggunakan kalimat perintah (imperatif), baik meminta atau melarang. Contoh: 'tuangkan', 'jangan', 'masukkan', dan sebagainya.
  6. Menggunakan konjungsi atau kata penghubung untuk menghubungkan setiap tahapan. Contoh: 'selanjutnya', 'setelah itu', 'lalu', 'kemudian', dan sebagainya.

 

Baca Juga: 9 Contoh Teks Prosedur Sederhana, Protokol, dan Kompleks

 

Jenis-jenis Teks Prosedur

Ada 3 jenis teks prosedur, yaitu: sederhana, protokol, dan kompleks. Supaya tidak tertukar, berikut penjelasan dari masing-masing jenisnya!

 

1. Teks Prosedur Sederhana

Teks prosedur sederhana berisi tahapan atau material yang tidak terlalu banyak, biasanya membutuhkan 2-4 tahapan untuk melakukannya. Karena sederhana, urutannya tidak bisa dibolak-balik.

Contoh teks prosedur sederhana:

"Cara menghidupkan laptop", "cara menggunakan flashdisk", dan lain-lain.

 

2. Teks Prosedur Protokol

Teks prosedur protokol berisi tahapan yang bisa dilakukan dengan fleksibel. Artinya, tujuan teks tetap tercapai meskipun pembaca tidak melakukan langkah-langkah secara berurutan. Masih bingung? Coba perhatikan contoh ini deh.

Contoh teks prosedur protokol:

''Dalam membuat mie instan, kamu bebas merebus mienya terlebih dahulu atau memilih menuang bumbunya ke mangkok duluan.''

 

3. Teks Prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks biasanya membutuhkan alat, bahan, dan waktu yang lebih banyak dibandingkan teks prosedur sederhana. Dalam teks prosedur kompleks, tak jarang kita menemukan sub tahapan sebelum menuju langkah selanjutnya.

Contoh teks prosedur kompleks:

  • Siapkan adonan kulit risol
    -  Masukkan tepung terigu, maizena, garam, lada, 2 butir telur, mentega dan susu. Aduk hingga merata. Tambahkan air hingga menjadi adonan.
    - Saring adonan kulit agar tidak ada tepung yang menggumpal.
    -  Lalu tuangkan menggunakan sendok sayur pada teflon panas pada api kecil hingga setengah matang.
  • Siapkan satu lembar kulit risol kemudian masukan sosis, irisan telur, mayonaise dan parutan keju, kemudian gulung bentuk risol.

 

 

 

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Kaidah kebahasaan adalah aturan kebahasaan atau ciri tertentu yang melekat pada suatu teks. Dalam menyusun teks prosedur, terdapat kaidah-kaidah kebahasaan yang biasa digunakan, yaitu:

 

1. Kalimat

Ada 3 kategori kalimat yang bisa kamu temukan dalam teks prosedur, yakni Imperatif, Deklaratif, dan Interogratif.

a. Kalimat Imperatif

Kalimat imperatif adalah kalimat yang mengandung perintah, permintaan, atau larangan untuk melakukan sesuatu. Contoh: "Hati-hati saat menggoreng risol!''

b. Kalimat Deklaratif

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang berisi pernyataan. Contoh: ''Risol mayones adalah cemilan yang cocok disajikan untuk keluarga atau tamu yang berkunjung."

c. Kalimat Interogatif

Kalimat interogatif adalah kalimat yang mengandung pertanyaan. Contoh: "Bagaimana cara membuat risol mayones yang lezat?"

 

2. Konjungsi (Kata Penghubung)

Ada 2 jenis konjungsi yang bisa kamu temukan dalam teks prosedur, yaitu Konjungsi Persyaratan dan Konjungsi Temporal.

a. Konjungsi Persyaratan

Konjungsi persyaratan adalah kata penghubung yang menyatakan syarat. Contohnya: jika, andai, apabila, kalau, asalkan, seandainya.

b. Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata penghubung yang menandakan urutan waktu. Contohnya: lalu, kemudian, setelah itu, selanjutnya.

Pojok Sekolah -Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

 

3. Numeralia (Kata Bilangan)

Ada 2 jenis numeralia dalam teks prosedur, yaitu Numeralia Urutan dan Numeralia Kuantitas.

a. Numeralia Urutan adalah kata yang bisa menjadi kata pengganti konjungsi temporal. Contohnya: pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

b. Numeralia Kuantitas adalah kata yang berfungsi sebagai petunjuk jumlah atau durasi dalam teks prosedur. Contohnya: ''masukkan 2 butir telur," "diamkan selama 1 jam di dalam kulkas," dan sejenisnya.

 

4. Pronomina

Pronomina adalah kata ganti orang atau benda. Di dalam teks prosedur, ada 2 jenis pronomina, yaitu Pronomina Penunjuk dan Pronomina Persona.

a. Pronomina Penunjuk biasanya mengandung kata 'ini,' 'itu', dan 'tersebut'.

Contohnya: "Aduk adonan tersebut hingga mengental."

b. Pronomina Persona biasanya mengandung kata 'anda' , 'saya', 'kamu', 'kita,' dan 'kalian'.

Contohnya: "Tambahkan saus sambal sesuai dengan selera Anda!"

 

5. Verba

Verba adalah kata kerja. Pada teks prosedur terdapat 2 jenis verba, yaitu verba material dan verba tingkah laku.

a. Verba Material adalah kata kerja yang mengacu pada tindakan fisik. Contohnya: 'menggoreng', 'mengaduk,' 'mengiris,' dan sebagainya.

b. Verba Tingkah Laku adalah kata kerja yang ditunjukkan lewat ungkapan, yang tingkah lakunya tidak bisa dilihat dengan kasat mata.

Contohnya: 'memahami', 'berpikir,' dan sebagainya.

---

Gimana? Mudah, kan, membuat teks prosedur? Kalau kamu masih punya banyak pertanyaan tentang teks prosedur, ikutan live teaching   https://www.youtube.com/c/NIAROYANI . Kakak-kakak STAR Master Teacher siap nemenin kamu belajar sampai paham. Yuk, coba gratis dengan klik gambar di bawah ini!

 

Motivasi

KOMPONEN EDM DAN BUKTI FISIK YANG WAJIB DI UPLOAD 2021/2022

  Penyusunan RKJM  (Rencana Kerja Jangka Menengah)  dan RKT  (Rencana Kerja Tahunan) , menjadi sebuah acuan perencanaan pembiayaan madrasah....

catatanku